"Sudah abaikan saja, kita ada banyak hal harus segera diurus." jawab Lynx cepat sambil berbisik pelan ke Lala,"Tolong hentikan, aku akan memberimu hadiah bagus untuk menjahit mulut jahilmu itu."

Melihat Lala menganggukkan kepala, Lynx melepaskannya dan membiarkan Lala menarik napas.

"Lala... " Karim segera menarik tangan Lala dan membawanya ke belakang punggung dengan sikap seolah melindunginya."Lanjutkan ceritamu Lala, aku akan memastikan kepala suku tidak akan menghentikanmu lagi."

Lynx yang melihat sikap teman-temannya tertawa kecil. Sudah lama dia tidak merasakan perasaan tersebut.

Lala lalu berkata sambil mengedipkan lagi matanya ke Lynx,"Aku tadi hanya ingin bilang kalau Lynx dan Jelita di rawat oleh sepasang suami istri di desa Lianhua. Karena kita banyak masalah belakangan, desa Lianhua menjadi terlewatkan untuk kita datangi."

Lynx bernapas lega, meski terhadap temannya sendiri, dia merasa malu jika harus di goda dengan hal memalukan, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman.

"Kukira ada apa. Kamu membuatku penasaran saja Lala." Kata Karim kesal merasa dipermainkan.

Namun berbeda dengan Kael dan Arkha, mereka merasa ada sesuatu yang di sembunyikan dan berniat menggali informasi tersebut di lain waktu.

Setelah pertemuan yang penuh emosi itu, mereka duduk bersama di sebuah ruang rahasia. DImana ruangan tersebut sangat luas dan sering dijadikan tempat pertemuan ataupun tempat berlatih. Lala mulai menceritakan perkembangan terbaru.

"Lynx, seperti yang kamu ketahui, sebelumnya aku sengaja mengeluarkan informasi palsu mengenai Arkha dan Kael. Kami telah menjebak mereka di hutan Yinghuo," kata Lala dengan nada puas. "Seperti yang sudah kami duga, ada mata-mata di dalam organisasi kita, dan dia terjebak berita palsu yang kita berikan. Mereka akhirnya mengirim orang-orang mereka untuk menyerang ke hutan Yinghuo. Mereka mengejar Arkha dan Kael yang dikira berada disana. Tapi karena mereka mengetahui target mereka hanya berada di tingkat forging qi, sesuai perkiraan, mereka hanya mengirim orang-orang di ranah master foundation sehingga salah satu orang kepercayaan tuan Zhen dapat mengalahkannya dengan mudah."

Lynx mengerutkan matanya, dia masih belum mengerti, apa alasan Arkha dan Kael dikejar-kejar oleh mereka.

Arkha yang melihat ekpresi Lynx segera menjelaskan,"Kami membawa sesuatu yang mereka inginkan. Sebuah benda penting."

"Benda penting? Benda apa itu? Kenapa di gunung Longfeng kalian terlihat santai jika membawa benda penting seperti itu?" Lynx mengungkapkan penasarannya.

"Nanti akan aku tunjukkan benda tersebut, ditempat yang tidak akan kamu bisa sangka dan juga alasan kenapa kami bisa bersantai." kata Kael dengan wajah datarnya, membuat Lynx semakin penasaran.

Arkha menyeringai. "Aku sangat membenci pengkhianat. Hampir saja kami terbunuh di gunung Longfeng karena ternyata salah satu anak buah yang kami bawa berkhianat."

"Apa kalian baik-baik saja?" Jelita bertanya dengan khawatir.

"Berkat kepala suku datang dan menolong kami, akhirnya kami bisa bebas dan selamat." kata Karim sambil merinding mengingat kejadian mereka hampir terbunuh jika Lynx datang terlambat beberapa detik.

Lala dan Jelita merasa bersyukur karena Lynx segera ke sekte api langit sehingga bisa membantu mereka.

"Lala, lanjutkan ceritamu." kata Lynx yang ingin mengetahui kelanjutan ceritanya.

Lala lalu melanjutkan. "Menganggap remeh team kita, menjadi kesalahan terbesar mereka. Kami berhasil menghabisi mereka tanpa kehilangan satu orang pun. Tapi dari hal itu, akhirnya apa yang kami curigai berhasil kami temukan buktinya."

Semua orang di ruangan menajamkan perhatian.

"Mata-mata yang ada di organisasi kita telah terungkap," lanjut Lala. "Ternyata memang benar, dia adalah Han Shu, orang kepercayaan kita sendiri. Dia mengkhianati kita karena sebenarnya berasal dari Klan Rahasia Yinfeng."

Arkha mengepalkan tangannya. "Han Shu... Jadi dia benar-benar bermain di belakang kita selama ini?"

"Tidak hanya itu," Lala menambahkan dengan ekspresi serius. "Yin Yue, orang yang mendapatkan fragmen senjata iblis di kota Huoling, ternyata juga berasal dari klan Yinfeng. Tanpa kita sadari klan Yinfeng sudah selangkah mendahului kita tanpa kita sadari."

Ruangan itu langsung sunyi.

"Klan Yinfeng..." gumam Kael. "Aku pernah mendengar tentang mereka saat penyelidikan. Mereka menghilang beberapa abad lalu, bukan? Semua orang mengira mereka sudah musnah."

Tuan Zhen Huan akhirnya berbicara, suaranya dalam dan tegas. "Memang benar. Leluhur Xiao Tang menghancurkan mereka berabad-abad lalu. Tapi ternyata mereka masih ada… dan mereka terus bersembunyi hingga saat ini. Ini bukan kabar baik. Lalu bagaimana dengan kalian sendiri? Bukankah kalian mengatakan menemukan sesuatu hal penting dan juga sekte Api Langit dalam bahaya. "

Kael segera menjelaskan."Lapor tuan Zhen, seperti informasi yang pernah kami sampaikan, berita tentang kunci dimensi berada di sekte Api Langit sudah tersebar, dan diperjalanan, kami mendapatkan informasi lain mengenai letak kunci dimensi yang dapat membuka pintu formasi di kerajaan Jinghai berada sehingga kami memutuskan datang ke tempat itu. Sebuah gua rahasia di tepi jurang gunung Longfeng."

Kael menatap tuan Zhen untuk memastikan tuan Zhen memahami berita yang disampaikan."Kami sudah mendapatkan peti yang diperkirakan kunci tersebut tersimpan, namun salah satu anggota kita yang kami bawa, berkhianat dengan membunuh dua rekan kita yang lain dan memicu jebakan yang ada sehingga kami terkurung di gua tersebut. Berkat Lynx membantu kami, akhirnya kami bisa selamat."

Zhen Huan memandangi pemuda di hadapannya, meski terlihat masih muda dan belum melihatnya sendiri, namun dia merasa yakin kekuatan pemuda di depannya tidak bisa dianggap remeh. Kota Huoling akan hancur tanpa bantuan dari pemuda dihadaannya ini. 

Zhen Huan lalu memandangi Lynx,"Bagaimana dengan sekte Api Langit? Apakah kamu sudah kesana? Lala mengatakan kamu ingin mengunjungi Ling Mei. Apakah ada yang aneh di tempat tersebut?"

Lynx menghela napas panjang sebelum mulai menjelaskan tentang apa yang terjadi di Sekte Api Langit. "Ketika aku kesana, telah terjadi kekacauan. Sekte diserang seseorang dengan tingkat immortal."

"Immortal?" Lala tanpa sengaja memotong pembicaraan Lynx karena kaget. Mereka belum pernah berhadapan langsung dengan seseorang di tingkat tersebut.

Lynx menganggukkan kepalanya dan melanjutkan,"Saat aku kesana, pria tua bernama Shen Mo melukai para tetua dan anggota sekte Api Langit lainnya. Karena aku melihat Ling Mei dalam keadaan bahaya, aku berusaha mengobati dan menghilangkan racun di tubuhnya, namun pria tua tersebut berhasil membawa ketua Sekte pergi. DIa menculiknya bersama salah satu tetua. Setelah mengobati Ling Mei, aku mengejar mereka dan ternyata ada pihak dari sekte kegelapan ikut datang ke sekte Api langit. Aku tidak melihat Shen Mo, tetapi ketua sekte bersama sekte Kegelapan sehingga aku membunuh mereka untuk menyelamatkan ketua sekte. Setelah memastikan sekte Api Langit aman, kami langsung kemari."

Wajah semua orang berubah serius.

"Shen Mo? Rasanya aku pernah mendengarnya tapi aku lupa dimana pernah mendengar nama tersebut. Kemungkinan dia salah satu klan rahasia seperti klan Yingfeng." Kata tuan Zhen.

"Selain itu," lanjut Lynx, "Ling Mei diracuni dengan racun penyedot jiwa. Meski racunnya sudah dinetralkan, jiwanya tetap rusak parah. Satu-satunya cara menyelamatkannya adalah dengan Rumput Jiwa tingkat tinggi berusia seribu tahun atau lebih, yang hampir tidak mungkin ditemukan."

"Racun penyedot jiwa? Apa kamu yakin dia terkena racun penyedot jiwa?" tanya tuan Zhen dengan tubuh bergetar.

Lynx menganggukkan kepalanya."Li Wei mengatakan demikian. Dia di beritahu oleh para guru dan tetua mengenai nama racun yang melukainya. Guru dan tetua Sekte Api Langit berusaha menyembuhkannya tetapi mereka tidak mampu."

Zhen Huan bergetar, "Memang mereka....Mereka sudah muncul." wajah tuan Zhen berubah drastis setelah mendengar nama Shen Mo dan racun penyedot jiwa. Awalnya saat dia mendengar banyak tokoh yang terbunuh karena racun penyedot jiwa, dia hanya berpikir warisan dari klan rahasia sudah ada yang menemukan. Namun setelah mendengar nama Shen Mo, Zhen Huan semakin yakin bahwa klan rahasia yang sedang dicarinya sudah muncul. Namun tuan Zhen masih belum ingin menceritakannya.

"Ada apa tuan Zhen?Apakah anda mengetahui sesuatu?" tanya Lynx setelah melihat perubahan sikap Zhen Huan.

